Rabu, 01 Juli 2015

[057] Al Hadiid Ayat 008

««•»»
Surah Al Hadiid 8

وَمَا لَكُمْ لَا تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالرَّسُولُ يَدْعُوكُمْ لِتُؤْمِنُوا بِرَبِّكُمْ وَقَدْ أَخَذَ مِيثَاقَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
««•»»
wamaa lakum laa tu/minuuna biallaahi waalrrasuulu yad'uukum litu/minuu birabbikum waqad akhadza miitsaaqakum in kuntum mu/miniina
««•»»
Dan mengapa kamu tidak beriman kepada Allah padahal Rasul menyeru kamu supaya kamu beriman kepada Tuhanmu. Dan sesungguhnya Dia telah mengambil perjanjianmu jika kamu adalah orang-orang yang beriman {1458}.
{1458} Yang dimaksud dengan perjanjianmu ialah Perjanjian ruh Bani Adam sebelum dilahirkan ke dunia bahwa Dia mengakui (naik saksi), bahwa Tuhan-nya ialah Allah, seperti tersebut dalam ayat 172 surat Al A'raaf.
««•»»
Why should you not have faith in Allah while the Apostle invites you to have faith in your Lord, and He has certainly made a covenant with you, should you be faithful?
««•»»

Dalam ayat ini Allah mencela orang-orang yang tidak beriman dengan menyatakan, apakah alasannya kamu tidak beriman kepada Allah SWT, sedangkan Rasul Nya berada di tengah-tengah kamu yang mengajakmu beriman dan mengesakan Nya dengan mengemukakan bukti-bukti nyata.

Mengenai keimanan manusia ini Nabi saw pernah bersabda:
أي المؤمن أعجب إليكم إيمانا؟ قالوا: الملائكة قال: وما لهم لا يؤمنون وهم عند ربهم قالوا: فالأنبياء قال: وما لهم لا يؤمنون والوحي عليهم قالوا: فنحن, قال: وما لكم لا يؤمنون وأنا بين أظهركم؟ ولكن أعجب المؤمنين إيمانا قوم يجيئون بعدكم يجدون صحفا يؤمنون بما فيها.
"Tahukan kamu, siapakah dari orang-orang mukmin yang menyebabkan kamu heran karena keimanan mereka?". Mereka menjawab: "mereka adalah malaikat-malaikat, tidak aneh mereka menjadi mukmin karena mereka berada di sisi Tuhan mereka". Lalu mereka berkata para Nabi dan Nabi menjawab: "Mengapa mereka tidak akan beriman padahal wahyu turun kepada mereka". Lalu mereka berkata: "kalau begitu kamilah orang-orangnya" Dan Nabi menjawab, "mengapa pula kamu tidak akan beriman sedangkan aku berada di tengah-tengah kamu?". Seterusnya Nabi saw bersabda: "Bahwa seaneh-aneh keimanan seseorang adalah orang-orang yang datang sesudah kamu, mereka membaca Alquran lalu beriman kepada yang tersebut di dalamnya.
(HR. Bukhari)

Selanjutnya Allah mencela orang-orang kafir, mengapakah kamu tidak beriman, padahal Allah telah memperlihatkan bukti ketauhidan Nya di alam semesta baik secara ratio maupun secara logika. Bumi, langit, laut, daratan dan semua ciptaan Allah yang kamu saksikan baik pada diri kamu maupun pada semua ciptaan Nya adalah bukti yang nyata jika kamu benar-benar berpegang kepada Nya.

Maksudnya adalah bukti wajib beriman kepada Allah dan Rasul Nya terdapat pada seluruh benda ciptaan Nya serta para Rasul telah membuktikan kebenaran dakwah mereka dan mukjizat-mukjizat tetapi apa sebabnya lagi kamu tidak mau beriman?

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dan mengapa kalian tidak beriman) khitab pada ayat ini ditujukan kepada orang-orang kafir, yakni tidak ada halangan bagi kalian untuk beriman (kepada Allah padahal Rasul menyeru kalian supaya kalian beriman kepada Rabb kalian. Dan sesungguhnya Dia telah mengambil) ia dapat dibaca Ukhidza dan Akhadza, kalau dibaca Akhadza maka lafal sesudahnya dibaca Nashab (perjanjian kalian) terhadap-Nya; yakni Allah telah mengambil janji itu di alam arwah, yaitu ketika Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka, Allah adalah Rabb mereka, sebagaimana yang diungkapkan di dalam ayat lain, yaitu firman-Nya, "Bukankah Aku ini Rabb kalian?" Mereka menjawab, "Betul (Engkau Rabb kami), kami menjadi saksi".
(Q.S. Al A'raaf [7]:172)
(Jika kalian adalah orang-orang yang beriman) maksudnya, jika kalian hendak beriman kepada-Nya maka bersegeralah iman kepada-Nya.
««•»»
And why should you not believe — an address to the disbelievers — in other words, there is nothing to prevent you from believing, in God when the Messenger is calling you to believe in your Lord, and a pledge has been taken from you (reading [it as] ukhidha mīthāqukum; otherwise akhadha mīthāqakum, ‘He has taken a pledge from you’) concerning it — that is to say, God took this [pledge from you] in the world of atoms when He made them bear witness against themselves: ‘Am I not your Lord?’ They said, ‘Yea, indeed’ [Q. 7:172] — if you are believers?, that is to say, if your intention is to believe in Him, then apply yourselves to this [duty of faith].
««•»»
Et pourquoi devriez-vous pas croire - une adresse aux mécréants - en d'autres termes , il n'y a rien pour vous empêcher de croire en Dieu quand le Messager vous appelle à croire en votre Seigneur , et un gage a été pris auprès de vous ( lecture [ comme ] ukhidha mīthāqukum , sinon akhadha mīthāqakum , « il a pris un engagement de vous ») relative à l'informatique - qui est -à-dire , Dieu a pris cette [ gage de vous ] dans le monde des atomes quand il les fit témoigner contre eux-mêmes : ' Suis-je pas votre Seigneur ? " Ils ont dit , ' Oui, en effet« [ Q. 7 : 172 ] - si vous êtes croyants ?, à-dire , si votre intention est de croire en lui , puis appliquez -vous à cette [ devoir de la foi ]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 7][AYAT 9]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
8of29
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=57&tAyahNo=8&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#57:8

Tidak ada komentar:

Posting Komentar