Sabtu, 22 Agustus 2015

[057] Al Hadiid Ayat 010

««•»»
[057] Al Hadiid Ayat 010
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 8][AYAT 10]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
10of29
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=57&tAyahNo=10&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#57:10

Rabu, 01 Juli 2015

[057] Al Hadiid Ayat 009

««•»»
Surah Al Hadiid 10

هُوَ الَّذي يُنَزِّلُ عَلىٰ عَبدِهِ آياتٍ بَيِّناتٍ لِيُخرِجَكُم مِنَ الظُّلُماتِ إِلَى النّورِ ۚ وَإِنَّ اللَّهَ بِكُم لَرَءوفٌ رَحيمٌ
««•»»
huwa alladzii yunazzilu 'alaa 'abdihi aayaatin bayyinaatin liyukhrijakum mina alzhzhulumaati ilaa alnnuuri wa-inna allaaha bikum larauufun rahiimun
««•»»
Dialah yang menurunkan kepada hamba-Nya ayat-ayat yang terang (Al-Quraan) supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Penyantun lagi Maha Penyayang terhadapmu.
««•»»
It is He who sends down manifest signs to His servant that He may bring you out of darkness into light, and indeed Allah is most kind and merciful to you.
««•»»

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dialah yang menurunkan kepada hamba-Nya ayat-ayat yang terang) ayat-ayat Alquran yang jelas (supaya Dia mengeluarkan kalian dari kegelapan) dari kekafiran (kepada cahaya) kepada keimanan. (Dan sesungguhnya Allah benar-benar terhadap kalian) karena Dia telah mengeluarkan kalian dari kekafiran kepada iman (Maha Penyantun lagi Maha Penyayang).
««•»»
It is He Who sends down upon His servant clear signs, the signs of the Qur’ān, that He may bring you forth from the darkness, [from] disbelief, to the light, [to] faith. For truly God is Kind, Merciful to you, in bringing you forth from disbelief to faith.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 8][AYAT 10]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
9of29
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=57&tAyahNo=9&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#57:9

[057] Al Hadiid Ayat 008

««•»»
Surah Al Hadiid 8

وَمَا لَكُمْ لَا تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالرَّسُولُ يَدْعُوكُمْ لِتُؤْمِنُوا بِرَبِّكُمْ وَقَدْ أَخَذَ مِيثَاقَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
««•»»
wamaa lakum laa tu/minuuna biallaahi waalrrasuulu yad'uukum litu/minuu birabbikum waqad akhadza miitsaaqakum in kuntum mu/miniina
««•»»
Dan mengapa kamu tidak beriman kepada Allah padahal Rasul menyeru kamu supaya kamu beriman kepada Tuhanmu. Dan sesungguhnya Dia telah mengambil perjanjianmu jika kamu adalah orang-orang yang beriman {1458}.
{1458} Yang dimaksud dengan perjanjianmu ialah Perjanjian ruh Bani Adam sebelum dilahirkan ke dunia bahwa Dia mengakui (naik saksi), bahwa Tuhan-nya ialah Allah, seperti tersebut dalam ayat 172 surat Al A'raaf.
««•»»
Why should you not have faith in Allah while the Apostle invites you to have faith in your Lord, and He has certainly made a covenant with you, should you be faithful?
««•»»

Dalam ayat ini Allah mencela orang-orang yang tidak beriman dengan menyatakan, apakah alasannya kamu tidak beriman kepada Allah SWT, sedangkan Rasul Nya berada di tengah-tengah kamu yang mengajakmu beriman dan mengesakan Nya dengan mengemukakan bukti-bukti nyata.

Mengenai keimanan manusia ini Nabi saw pernah bersabda:
أي المؤمن أعجب إليكم إيمانا؟ قالوا: الملائكة قال: وما لهم لا يؤمنون وهم عند ربهم قالوا: فالأنبياء قال: وما لهم لا يؤمنون والوحي عليهم قالوا: فنحن, قال: وما لكم لا يؤمنون وأنا بين أظهركم؟ ولكن أعجب المؤمنين إيمانا قوم يجيئون بعدكم يجدون صحفا يؤمنون بما فيها.
"Tahukan kamu, siapakah dari orang-orang mukmin yang menyebabkan kamu heran karena keimanan mereka?". Mereka menjawab: "mereka adalah malaikat-malaikat, tidak aneh mereka menjadi mukmin karena mereka berada di sisi Tuhan mereka". Lalu mereka berkata para Nabi dan Nabi menjawab: "Mengapa mereka tidak akan beriman padahal wahyu turun kepada mereka". Lalu mereka berkata: "kalau begitu kamilah orang-orangnya" Dan Nabi menjawab, "mengapa pula kamu tidak akan beriman sedangkan aku berada di tengah-tengah kamu?". Seterusnya Nabi saw bersabda: "Bahwa seaneh-aneh keimanan seseorang adalah orang-orang yang datang sesudah kamu, mereka membaca Alquran lalu beriman kepada yang tersebut di dalamnya.
(HR. Bukhari)

Selanjutnya Allah mencela orang-orang kafir, mengapakah kamu tidak beriman, padahal Allah telah memperlihatkan bukti ketauhidan Nya di alam semesta baik secara ratio maupun secara logika. Bumi, langit, laut, daratan dan semua ciptaan Allah yang kamu saksikan baik pada diri kamu maupun pada semua ciptaan Nya adalah bukti yang nyata jika kamu benar-benar berpegang kepada Nya.

Maksudnya adalah bukti wajib beriman kepada Allah dan Rasul Nya terdapat pada seluruh benda ciptaan Nya serta para Rasul telah membuktikan kebenaran dakwah mereka dan mukjizat-mukjizat tetapi apa sebabnya lagi kamu tidak mau beriman?

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dan mengapa kalian tidak beriman) khitab pada ayat ini ditujukan kepada orang-orang kafir, yakni tidak ada halangan bagi kalian untuk beriman (kepada Allah padahal Rasul menyeru kalian supaya kalian beriman kepada Rabb kalian. Dan sesungguhnya Dia telah mengambil) ia dapat dibaca Ukhidza dan Akhadza, kalau dibaca Akhadza maka lafal sesudahnya dibaca Nashab (perjanjian kalian) terhadap-Nya; yakni Allah telah mengambil janji itu di alam arwah, yaitu ketika Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka, Allah adalah Rabb mereka, sebagaimana yang diungkapkan di dalam ayat lain, yaitu firman-Nya, "Bukankah Aku ini Rabb kalian?" Mereka menjawab, "Betul (Engkau Rabb kami), kami menjadi saksi".
(Q.S. Al A'raaf [7]:172)
(Jika kalian adalah orang-orang yang beriman) maksudnya, jika kalian hendak beriman kepada-Nya maka bersegeralah iman kepada-Nya.
««•»»
And why should you not believe — an address to the disbelievers — in other words, there is nothing to prevent you from believing, in God when the Messenger is calling you to believe in your Lord, and a pledge has been taken from you (reading [it as] ukhidha mīthāqukum; otherwise akhadha mīthāqakum, ‘He has taken a pledge from you’) concerning it — that is to say, God took this [pledge from you] in the world of atoms when He made them bear witness against themselves: ‘Am I not your Lord?’ They said, ‘Yea, indeed’ [Q. 7:172] — if you are believers?, that is to say, if your intention is to believe in Him, then apply yourselves to this [duty of faith].
««•»»
Et pourquoi devriez-vous pas croire - une adresse aux mécréants - en d'autres termes , il n'y a rien pour vous empêcher de croire en Dieu quand le Messager vous appelle à croire en votre Seigneur , et un gage a été pris auprès de vous ( lecture [ comme ] ukhidha mīthāqukum , sinon akhadha mīthāqakum , « il a pris un engagement de vous ») relative à l'informatique - qui est -à-dire , Dieu a pris cette [ gage de vous ] dans le monde des atomes quand il les fit témoigner contre eux-mêmes : ' Suis-je pas votre Seigneur ? " Ils ont dit , ' Oui, en effet« [ Q. 7 : 172 ] - si vous êtes croyants ?, à-dire , si votre intention est de croire en lui , puis appliquez -vous à cette [ devoir de la foi ]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 7][AYAT 9]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
8of29
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=57&tAyahNo=8&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#57:8

Selasa, 02 Juni 2015

[057] Al Hadiid Ayat 007


««•»»
Surah Al Hadiid 7

آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَأَنْفِقُوا مِمَّا جَعَلَكُمْ مُسْتَخْلَفِينَ فِيهِ فَالَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَأَنْفَقُوا لَهُمْ أَجْرٌ كَبِيرٌ
««•»»
aaminuu biallaahi warasuulihi wa-anfiquu mimmaa ja'alakum mustakhlafiina fiihi faalladziina aamanuu minkum wa-anfaquu lahum ajrun kabiirun
««•»»
Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya {1457}. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.
{1457} Yang dimaksud dengan menguasai di sini ialah penguasaan yang bukan secara mutlak. hak milik pada hakikatnya adalah pada Allah. manusia menafkahkan hartanya itu haruslah menurut hukum-hukum yang telah disyariatkan Allah. karena itu tidaklah boleh kikir dan boros.
««•»»
Have faith in Allah and His Apostle, and spend out of that wherein He has made you successors.[1] Those of you who have faith and spend [in Allah’s way] —there is a great reward for them.
[1] That is, of the past generations.
««•»»

Dalam ayat-ayat yang telah lalu, Allah SWT menyatakan bahwa Dia Maha Kuasa. Maha Esa, maha Tahu, Maha Besar dan menyatakan bahwa, langit dan bumi serta seluruh isinya berada dalam genggaman Nya. Ia mengatur segala sesuatu menurut hikmah kebijaksanaan Nya, sejak dari yang besar sampai kepada yang sehalus-halusnya, semuanya agar diperhatikan dan dijadikan iktibar. Pada ayat ini Allah SWT menyatakan beberapa kewajiban agama serta memerintahkan agar setiap manusia mempunyai iman yang sempurna yang dapat menjauhkannya dari perbuatan maksiat dan membiasakan dirinya mengerjakan amal saleh, serta mengaku keesaan Allah dan kebenaran Rasul-Nya.

Dengan demikian mereka mendapat kemuliaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat dengan menempati surga yang tidak ada tara kenikmatan yang disediakan di dalamnya.

Pada ayat ini Allah SWT memerintahkan agar beriman kepada Nya dan Rasul-Nya menafkahkan harta-harta yang mereka miliki, karena harta dan anak itu adalah titipan Allah pada seseorang, tentu saja pada suatu hari titipan tersebut akan diambil kembali.

Syu'bah berkata, "Aku mendengar Qatadah menceritakan tentang Mutarif yang menemui Nabi saw beliau membaca surah At Takatsur:
يقول ابن آدم: مالي مالي وهل لك من مالك إلا ما أكلت فأفنيت أو لبست فأبليت أو تصدقت فأمضيت وما سوى ذلك فذاهب وتاركه للناس
Anak Adam berkata: "hartaku, hartaku". Apakah ada hartamu selain yang telah engkau makan lalu habis atau engkau pakai atau engkau sedekahkan, lalu kamu lupakan selain dari itu hilang ditinggalkan untuk orang lain".
(HR. Muslim)

Kemudian Allah SWT menerangkan bahwa orang-orang yang beriman kepada Allah membenarkan Rasul Nya serta menafkahkan harta-harta yang jatuh menjadi milik dari peninggalan orang terdahulu, mereka ini akan mendapat pahala yang besar yang tidak pernah dilihat dan tergores di hati.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Berimanlah kalian) artinya, tetaplah kalian beriman (kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah) di jalan Allah (sebagian dari harta kalian yang Allah telah menjadikan kalian menguasainya) yakni dari harta orang-orang yang sebelum kalian dan kelak Dia akan menguasakannya kepada orang-orang yang sesudah kalian. Ayat ini diturunkan sewaktu perang 'Ursah atau dikenal dengan nama perang Tabuk. (Maka orang-orang yang beriman di antara kalian dan menafkahkan hartanya) ayat ini mengisyaratkan kepada apa yang telah dilakukan oleh sahabat Usman r.a. (mereka akan memperoleh pahala yang besar).
««•»»
Believe, adhere to belief, in God and His Messenger, and expend, in the way of God, out of that over which He has made you successors, out of the wealth of those mentioned [whom you have succeeded], for you will be succeeded in this [wealth] by those who will come after you: this was revealed at the time of the ‘hardship’ campaign, the campaign of Tabūk. For those of you who believe and expend — an allusion to ‘Uthmān [b. ‘Affān], may God be pleased with him — will have a great reward.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 6][AYAT 8]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
7of29
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=57&tAyahNo=7&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#57:7

[057] Al Hadiid Ayat 006

««•»»
Surah Al Hadiid 6

يُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَيُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ وَهُوَ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ
««•»»
yuuliju allayla fii alnnahaari wayuuliju alnnahaara fii allayi wahuwa 'aliimun bidzaati alshshuduuri
««•»»
Dialah yang memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam {1456}. Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati.
{1456} Yang dimaksud dengan memasukkan malam ke dalam siang yang menjadikan malam lebih panjang dari siang, dan memasukkan siang ke dalam malam ialah menjadikan siang lebih panjang dari malam. sebagai yang terjadi pada musim panas dan dingin.
««•»»
He makes the night pass into the day and makes the day pass into the night, and He knows best what is in the breasts.
««•»»

Pada ayat ini Allah menerangkan bahwa Dialah yang memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam sesuai dengan hikmah dan ketentuan yang dikehendaki Nya. Kadang-kadang siang lebih panjang dari malam, kadang-kadang malam lebih panjang dari siang serta kadang-kadang sama panjangnya.

Dijadikan-Nya musim panas, musim dingin, musim semi dan musim gugur, yang bermanfaat bagi hamba Nya, dan sesuai pula dengan rencana Nya. Dialah yang mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi sampai kepada benda yang paling kecil dan Dia mengetahui pula apa yang tergerak dalam hati dan keinginan hamba Nya sebagaimana Ia dapat mengetahui perbuatan-perbuatan mereka yang baik dan yang buruk.

Dengan ini Allah SWT mendorong kita untuk berpikir secara mendalam dan teliti segala yang bermanfaat secara sungguh-sungguh lalu kemudian bersyukur atas karunia dan nikmat yang telah dianugerahkan Nya yang memberikan keberuntungan bagi kita di dunia dan di akhirat nanti.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dialah Yang memasukkan malam) yang memasukkannya (ke dalam siang) sehingga bertambah panjanglah waktu siang dan berkuranglah waktu malam (dan memasukkan siang ke dalam malam) sehingga waktu malam bertambah panjang sedangkan waktu siang semakin berkurang. (Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati) maksudnya, Dia Maha Mengetahui akan rahasia-rahasia dan keyakinan-keyakinan yang terkandung di dalam kalbu.
««•»»
He makes the night pass into, He makes it enter, the day, so that it increases while the night diminishes, and makes the day pass into the night, so that it increases while the day diminishes. And He is Knower of what is in the breasts, of what it contains of secrets and convictions.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 5][AYAT 7]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
6of29
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=57&tAyahNo=6&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#57:6

[057] Al Hadiid Ayat 005

««•»»
Surah Al Hadiid 5

لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَإِلَى اللَّهِ تُرْجَعُ الْأُمُورُ
««•»»
lahu mulku alssamaawaati waal-ardhi wa-ilaa allaahi turja'u al-umuuru
««•»»
Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi. Dan kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan.
««•»»
To Him belongs the kingdom of the heavens and the earth, and to Allah all matters are returned.[1]
[1] Cf. 2:210, 3:109, 8:44, 11:123, 19:40, 22:76, 30:11, 96.8.
««•»»

Pada ayat ini Allah menerangkan bahwa kerajaan langit dan bumi beserta segala yang berada pada keduanya adalah kepunyaan Nya, Dialah yang mengatur keduanya dengan hikmah bijaksana dan keputusan-Nyalah yang berlaku atas keduanya sesuai dengan kehendak dan ketentuan Nya serta kepada-Nya semua makhluk Nya dan segala urusan akan kembali;

sebagaimana firman-Nya di dalam ayat-ayat berikut ini:
وإن لنا للآخرة والأولى
Dan sesungguhnya kepunyaan Kamilah akhirat dan dunia.
(QS. Al Lail [92]:13)

وهو الله لا آله إلا هو له الحمد في الأولى والأخرة وله الحكم وإليه ترجعون
Dan Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, bagi-Nyalah segala puji di dunia dan di akhirat dan bagi-Nyalah segala penentuan dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan.
(QS. Al-Qashash [28]:70)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Kepunyaan-Nyalah kerajaan langit dan bumi. Dan kepada Allah-lah dikembalikan segala sesuatu) yakni semua yang ada ini.
««•»»
To Him belongs the kingdom of the heavens and the earth, and to Him [all] matters, all existents, are returned.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 4][AYAT 6]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
5of29
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=57&tAyahNo=5&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#57:5

[057] Al Hadiid Ayat 004

««•»»
Surah Al Hadiid 4

هُوَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ يَعْلَمُ مَا يَلِجُ فِي الْأَرْضِ وَمَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ وَمَا يَعْرُجُ فِيهَا وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَ مَا كُنْتُمْ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ
««•»»
huwa alladzii khalaqa alssamaawaati waal-ardha fii sittati ayyaamin tsumma istawaa 'alaa al'arsyi ya'lamu maa yaliju fii al-ardhi wamaa yakhruju minhaa wamaa yanzilu mina alssamaa-i wamaa ya'ruju fiihaa wahuwa ma'akum ayna maa kuntum waallaahu bimaa ta'maluuna bashiirun.
««•»»
Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa: Kemudian Dia bersemayam di atas 'arsy {1454}. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepada-Nya {1455}. Dan Dia bersama kamu di mama saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
{1454} Bersemayam di atas `Arsy ialah satu sifat Allah yang wajib kita imani, sesuai dengan kebesaran Allah dsan kesucian-Nya.
{1455} Yang dimaksud dengan yang naik kepada-Nya antara lain amal-amal dan do?a-do?a hamba.
««•»»
It is He who created the heavens and the earth in six days; then settled on the Throne. He knows whatever enters the earth and whatever emerges from it and whatever descends from the sky and whatever ascends to it, and He is with you wherever you may be, and Allah sees best what you do.
««•»»

Pada ayat ini Allah SWT menerangkan bahwa Dia menciptakan langit dan bumi beserta semua yang terdapat pada keduanya. Dialah yang mengaturnya dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditentukan Nya dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas arasy yang sesuai dengan kebesaran dan kesucian-Nya. Dari sanalah diatur Nya seluruh kerajaan Nya dengan hikmah kebijaksanaan. Dianugerahkan Nya kepada sebahagian hamba-hamba Nya petunjuk-petunjuk yang dapat membawa mereka kepada jalan yang sempurna untuk mengabdi dan bersyukur kepada-Nya sehingga mereka dapat hidup bahagia di dunia dan di akhirat.

Dia mengetahui semua makhluk Nya yang masuk ke dalam bumi, tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan Nya dan Dia pun mengetahui apa-apa yang keluar dari bumi, yang berupa tumbuh-tumbuhan, tanam-tanaman dan buah-buahan serta benda yang berupa mas, perak, minyak bumi dan lain-lain sebagainya.

Dalam ayat yang lain yang bersamaan maksudnya, Allah berfirman:
وعنده مفاتح الغيب لا يعلمها إلا هو ويعلم ما في البر والبحر وما تسقط من ورقة إلا يعلمها ولا حبة في ظلمات الأرض ولا رطب ولا يابس إلا في كتاب مبين
"Dan pada sisi Allahlah kunci-kunci semua yang gaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lohmahfuz)".
(QS. Al-An'am [6]:59)

Dia mengetahui apa yang turun dari langit seperti hujan, malaikat dan banyak yang naik ke langit seperti uap dan amal perbuatan yang baik,

sebagaimana firman Allah dalam ayat berikut ini:
من كان يريد العزة فلله العزة جميعا إليه يصعد الكلام الطيب والعمل الصالح يرفعه والذين يمكرون السيئات لهم عذاب شديد ومكر أولئك هو يبور
"Barangsiapa yang menghendaki kemuliaan, maka bagi Allahlah kemuliaan itu semuanya. Kepada-Nyalah naik perkataan-perkataan yang baik dan amal yang saleh dinaikkan Nya. Dan orang-orang yang merencanakan kejahatan bagi mereka azab yang keras, dan rencana jahat mereka akan hancur".
(QS. Faathir [35]:10)

Dia bersamamu dan melihat segala perbuatanmu di mana pun kamu berada dan Dia mengawasimu, mendengar perkataanmu, mengetahui apa-apa yang kamu sembunyikan dan tergerak dalam hatimu,

sebagaimana firman Allah dalam ayat berikut ini:
سواء منكم من أسر القول ومن جهر به ومن هو مستخف بالليل وسارب بالنهار
Sama saja (bagi Tuhan), siapa di antaramu yang merahasiakan ucapannya dan siapa yang berterus terang dengan ucapan itu dan siapa yang bersembunyi di malam hari dan berjalan (menampakkan diri) di siang hari.
(QS. Ar Ra'ad [13]:10)

Rasulullah telah berkata dengan Jibril tatkala beliau ditanya tentang apakah "Al Ihsan" itu, bahwa Al Ihsan itu adalah menyembah Allah seolah-olah kamu melihat Nya dan apabila kamu tidak melihat Nya maka sesungguhnya Ia melihatmu dan segala perbuatanmu.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari) yakni sebagaimana hari-hari di dunia; dimulai dari hari Ahad dan berakhir pada hari Jumat. (Kemudian Dia bersemayam/berkuasa di atas Arasy) di atas Al Kursiy sesuai dengan keagungan dan kebesaran-Nya (Dia mengetahui apa yang masuk) semua yang masuk (ke dalam bumi) seperti air hujan dan orang-orang yang mati (dan apa yang keluar daripadanya) seperti tumbuh-tumbuhan dan mineral (dan apa yang turun dari langit) seperti rahmat/hujan dan azab (dan apa yang naik kepada-Nya) seperti amal-amal saleh dan amal-amal yang buruk. (Dan Dia bersama kalian) melalui ilmu-Nya (di mana saja kalian berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kalian kerjakan).
««•»»
It is He Who created the heavens and the earth in six days, of the days of this world, the first of which being Sunday, and the last of which, Friday, then presided upon the Throne (‘arsh: [denotes] the kursī), a presiding [that was] befitting of Him. He knows what enters the earth, of rain and dead creatures, and what issues from it, of vegetation and minerals, and what comes down from the heaven, in the way of mercy and chastisement, and what ascends in it, of righteous deeds and evil ones. And He is with you, by [virtue of] His knowledge, wherever you may be; and God is Seer of what you do.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 3][AYAT 5]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
4of29
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=57&tAyahNo=4&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#57:4