««•»»
Surah Al Hadiid 7
آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَأَنْفِقُوا مِمَّا جَعَلَكُمْ مُسْتَخْلَفِينَ فِيهِ فَالَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَأَنْفَقُوا لَهُمْ أَجْرٌ كَبِيرٌ
««•»»
aaminuu biallaahi warasuulihi wa-anfiquu mimmaa ja'alakum mustakhlafiina fiihi faalladziina aamanuu minkum wa-anfaquu lahum ajrun kabiirun
««•»»
Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya {1457}. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.
Have faith in Allah and His Apostle, and spend out of that wherein He has made you successors.[1] Those of you who have faith and spend [in Allah’s way] —there is a great reward for them.
Dalam ayat-ayat yang telah lalu, Allah SWT menyatakan bahwa Dia Maha Kuasa. Maha Esa, maha Tahu, Maha Besar dan menyatakan bahwa, langit dan bumi serta seluruh isinya berada dalam genggaman Nya. Ia mengatur segala sesuatu menurut hikmah kebijaksanaan Nya, sejak dari yang besar sampai kepada yang sehalus-halusnya, semuanya agar diperhatikan dan dijadikan iktibar. Pada ayat ini Allah SWT menyatakan beberapa kewajiban agama serta memerintahkan agar setiap manusia mempunyai iman yang sempurna yang dapat menjauhkannya dari perbuatan maksiat dan membiasakan dirinya mengerjakan amal saleh, serta mengaku keesaan Allah dan kebenaran Rasul-Nya.
Dengan demikian mereka mendapat kemuliaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat dengan menempati surga yang tidak ada tara kenikmatan yang disediakan di dalamnya.
Pada ayat ini Allah SWT memerintahkan agar beriman kepada Nya dan Rasul-Nya menafkahkan harta-harta yang mereka miliki, karena harta dan anak itu adalah titipan Allah pada seseorang, tentu saja pada suatu hari titipan tersebut akan diambil kembali.
Syu'bah berkata, "Aku mendengar Qatadah menceritakan tentang Mutarif yang menemui Nabi saw beliau membaca surah At Takatsur:
يقول ابن آدم: مالي مالي وهل لك من مالك إلا ما أكلت فأفنيت أو لبست فأبليت أو تصدقت فأمضيت وما سوى ذلك فذاهب وتاركه للناس
Anak Adam berkata: "hartaku, hartaku". Apakah ada hartamu selain yang telah engkau makan lalu habis atau engkau pakai atau engkau sedekahkan, lalu kamu lupakan selain dari itu hilang ditinggalkan untuk orang lain".
(HR. Muslim)
Kemudian Allah SWT menerangkan bahwa orang-orang yang beriman kepada Allah membenarkan Rasul Nya serta menafkahkan harta-harta yang jatuh menjadi milik dari peninggalan orang terdahulu, mereka ini akan mendapat pahala yang besar yang tidak pernah dilihat dan tergores di hati.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
(Berimanlah kalian) artinya, tetaplah kalian beriman (kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah) di jalan Allah (sebagian dari harta kalian yang Allah telah menjadikan kalian menguasainya) yakni dari harta orang-orang yang sebelum kalian dan kelak Dia akan menguasakannya kepada orang-orang yang sesudah kalian. Ayat ini diturunkan sewaktu perang 'Ursah atau dikenal dengan nama perang Tabuk. (Maka orang-orang yang beriman di antara kalian dan menafkahkan hartanya) ayat ini mengisyaratkan kepada apa yang telah dilakukan oleh sahabat Usman r.a. (mereka akan memperoleh pahala yang besar).
Surah Al Hadiid 7
آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَأَنْفِقُوا مِمَّا جَعَلَكُمْ مُسْتَخْلَفِينَ فِيهِ فَالَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَأَنْفَقُوا لَهُمْ أَجْرٌ كَبِيرٌ
««•»»
aaminuu biallaahi warasuulihi wa-anfiquu mimmaa ja'alakum mustakhlafiina fiihi faalladziina aamanuu minkum wa-anfaquu lahum ajrun kabiirun
««•»»
Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya {1457}. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.
{1457} Yang dimaksud dengan menguasai di sini ialah penguasaan yang
bukan secara mutlak. hak milik pada hakikatnya adalah pada Allah.
manusia menafkahkan hartanya itu haruslah menurut hukum-hukum yang telah
disyariatkan Allah. karena itu tidaklah boleh kikir dan boros.
««•»»Have faith in Allah and His Apostle, and spend out of that wherein He has made you successors.[1] Those of you who have faith and spend [in Allah’s way] —there is a great reward for them.
[1] That is, of the past generations.
««•»»Dalam ayat-ayat yang telah lalu, Allah SWT menyatakan bahwa Dia Maha Kuasa. Maha Esa, maha Tahu, Maha Besar dan menyatakan bahwa, langit dan bumi serta seluruh isinya berada dalam genggaman Nya. Ia mengatur segala sesuatu menurut hikmah kebijaksanaan Nya, sejak dari yang besar sampai kepada yang sehalus-halusnya, semuanya agar diperhatikan dan dijadikan iktibar. Pada ayat ini Allah SWT menyatakan beberapa kewajiban agama serta memerintahkan agar setiap manusia mempunyai iman yang sempurna yang dapat menjauhkannya dari perbuatan maksiat dan membiasakan dirinya mengerjakan amal saleh, serta mengaku keesaan Allah dan kebenaran Rasul-Nya.
Dengan demikian mereka mendapat kemuliaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat dengan menempati surga yang tidak ada tara kenikmatan yang disediakan di dalamnya.
Pada ayat ini Allah SWT memerintahkan agar beriman kepada Nya dan Rasul-Nya menafkahkan harta-harta yang mereka miliki, karena harta dan anak itu adalah titipan Allah pada seseorang, tentu saja pada suatu hari titipan tersebut akan diambil kembali.
Syu'bah berkata, "Aku mendengar Qatadah menceritakan tentang Mutarif yang menemui Nabi saw beliau membaca surah At Takatsur:
يقول ابن آدم: مالي مالي وهل لك من مالك إلا ما أكلت فأفنيت أو لبست فأبليت أو تصدقت فأمضيت وما سوى ذلك فذاهب وتاركه للناس
Anak Adam berkata: "hartaku, hartaku". Apakah ada hartamu selain yang telah engkau makan lalu habis atau engkau pakai atau engkau sedekahkan, lalu kamu lupakan selain dari itu hilang ditinggalkan untuk orang lain".
(HR. Muslim)
Kemudian Allah SWT menerangkan bahwa orang-orang yang beriman kepada Allah membenarkan Rasul Nya serta menafkahkan harta-harta yang jatuh menjadi milik dari peninggalan orang terdahulu, mereka ini akan mendapat pahala yang besar yang tidak pernah dilihat dan tergores di hati.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
(Berimanlah kalian) artinya, tetaplah kalian beriman (kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah) di jalan Allah (sebagian dari harta kalian yang Allah telah menjadikan kalian menguasainya) yakni dari harta orang-orang yang sebelum kalian dan kelak Dia akan menguasakannya kepada orang-orang yang sesudah kalian. Ayat ini diturunkan sewaktu perang 'Ursah atau dikenal dengan nama perang Tabuk. (Maka orang-orang yang beriman di antara kalian dan menafkahkan hartanya) ayat ini mengisyaratkan kepada apa yang telah dilakukan oleh sahabat Usman r.a. (mereka akan memperoleh pahala yang besar).
««•»»
Believe, adhere to belief, in God and His Messenger, and expend, in the way of God, out of that over which He has made you successors, out of the wealth of those mentioned [whom you have succeeded], for you will be succeeded in this [wealth] by those who will come after you: this was revealed at the time of the ‘hardship’ campaign, the campaign of Tabūk. For those of you who believe and expend — an allusion to ‘Uthmān [b. ‘Affān], may God be pleased with him — will have a great reward.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
•[AYAT 6]•[AYAT 8]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
7of29
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=57&tAyahNo=7&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#57:7
Believe, adhere to belief, in God and His Messenger, and expend, in the way of God, out of that over which He has made you successors, out of the wealth of those mentioned [whom you have succeeded], for you will be succeeded in this [wealth] by those who will come after you: this was revealed at the time of the ‘hardship’ campaign, the campaign of Tabūk. For those of you who believe and expend — an allusion to ‘Uthmān [b. ‘Affān], may God be pleased with him — will have a great reward.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
•[AYAT 6]•[AYAT 8]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
7of29
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=57&tAyahNo=7&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#57:7

