Selasa, 02 Juni 2015

[057] Al Hadiid Ayat 007


««•»»
Surah Al Hadiid 7

آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَأَنْفِقُوا مِمَّا جَعَلَكُمْ مُسْتَخْلَفِينَ فِيهِ فَالَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَأَنْفَقُوا لَهُمْ أَجْرٌ كَبِيرٌ
««•»»
aaminuu biallaahi warasuulihi wa-anfiquu mimmaa ja'alakum mustakhlafiina fiihi faalladziina aamanuu minkum wa-anfaquu lahum ajrun kabiirun
««•»»
Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya {1457}. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.
{1457} Yang dimaksud dengan menguasai di sini ialah penguasaan yang bukan secara mutlak. hak milik pada hakikatnya adalah pada Allah. manusia menafkahkan hartanya itu haruslah menurut hukum-hukum yang telah disyariatkan Allah. karena itu tidaklah boleh kikir dan boros.
««•»»
Have faith in Allah and His Apostle, and spend out of that wherein He has made you successors.[1] Those of you who have faith and spend [in Allah’s way] —there is a great reward for them.
[1] That is, of the past generations.
««•»»

Dalam ayat-ayat yang telah lalu, Allah SWT menyatakan bahwa Dia Maha Kuasa. Maha Esa, maha Tahu, Maha Besar dan menyatakan bahwa, langit dan bumi serta seluruh isinya berada dalam genggaman Nya. Ia mengatur segala sesuatu menurut hikmah kebijaksanaan Nya, sejak dari yang besar sampai kepada yang sehalus-halusnya, semuanya agar diperhatikan dan dijadikan iktibar. Pada ayat ini Allah SWT menyatakan beberapa kewajiban agama serta memerintahkan agar setiap manusia mempunyai iman yang sempurna yang dapat menjauhkannya dari perbuatan maksiat dan membiasakan dirinya mengerjakan amal saleh, serta mengaku keesaan Allah dan kebenaran Rasul-Nya.

Dengan demikian mereka mendapat kemuliaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat dengan menempati surga yang tidak ada tara kenikmatan yang disediakan di dalamnya.

Pada ayat ini Allah SWT memerintahkan agar beriman kepada Nya dan Rasul-Nya menafkahkan harta-harta yang mereka miliki, karena harta dan anak itu adalah titipan Allah pada seseorang, tentu saja pada suatu hari titipan tersebut akan diambil kembali.

Syu'bah berkata, "Aku mendengar Qatadah menceritakan tentang Mutarif yang menemui Nabi saw beliau membaca surah At Takatsur:
يقول ابن آدم: مالي مالي وهل لك من مالك إلا ما أكلت فأفنيت أو لبست فأبليت أو تصدقت فأمضيت وما سوى ذلك فذاهب وتاركه للناس
Anak Adam berkata: "hartaku, hartaku". Apakah ada hartamu selain yang telah engkau makan lalu habis atau engkau pakai atau engkau sedekahkan, lalu kamu lupakan selain dari itu hilang ditinggalkan untuk orang lain".
(HR. Muslim)

Kemudian Allah SWT menerangkan bahwa orang-orang yang beriman kepada Allah membenarkan Rasul Nya serta menafkahkan harta-harta yang jatuh menjadi milik dari peninggalan orang terdahulu, mereka ini akan mendapat pahala yang besar yang tidak pernah dilihat dan tergores di hati.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Berimanlah kalian) artinya, tetaplah kalian beriman (kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah) di jalan Allah (sebagian dari harta kalian yang Allah telah menjadikan kalian menguasainya) yakni dari harta orang-orang yang sebelum kalian dan kelak Dia akan menguasakannya kepada orang-orang yang sesudah kalian. Ayat ini diturunkan sewaktu perang 'Ursah atau dikenal dengan nama perang Tabuk. (Maka orang-orang yang beriman di antara kalian dan menafkahkan hartanya) ayat ini mengisyaratkan kepada apa yang telah dilakukan oleh sahabat Usman r.a. (mereka akan memperoleh pahala yang besar).
««•»»
Believe, adhere to belief, in God and His Messenger, and expend, in the way of God, out of that over which He has made you successors, out of the wealth of those mentioned [whom you have succeeded], for you will be succeeded in this [wealth] by those who will come after you: this was revealed at the time of the ‘hardship’ campaign, the campaign of Tabūk. For those of you who believe and expend — an allusion to ‘Uthmān [b. ‘Affān], may God be pleased with him — will have a great reward.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 6][AYAT 8]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
7of29
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=57&tAyahNo=7&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#57:7

[057] Al Hadiid Ayat 006

««•»»
Surah Al Hadiid 6

يُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَيُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ وَهُوَ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ
««•»»
yuuliju allayla fii alnnahaari wayuuliju alnnahaara fii allayi wahuwa 'aliimun bidzaati alshshuduuri
««•»»
Dialah yang memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam {1456}. Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati.
{1456} Yang dimaksud dengan memasukkan malam ke dalam siang yang menjadikan malam lebih panjang dari siang, dan memasukkan siang ke dalam malam ialah menjadikan siang lebih panjang dari malam. sebagai yang terjadi pada musim panas dan dingin.
««•»»
He makes the night pass into the day and makes the day pass into the night, and He knows best what is in the breasts.
««•»»

Pada ayat ini Allah menerangkan bahwa Dialah yang memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam sesuai dengan hikmah dan ketentuan yang dikehendaki Nya. Kadang-kadang siang lebih panjang dari malam, kadang-kadang malam lebih panjang dari siang serta kadang-kadang sama panjangnya.

Dijadikan-Nya musim panas, musim dingin, musim semi dan musim gugur, yang bermanfaat bagi hamba Nya, dan sesuai pula dengan rencana Nya. Dialah yang mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi sampai kepada benda yang paling kecil dan Dia mengetahui pula apa yang tergerak dalam hati dan keinginan hamba Nya sebagaimana Ia dapat mengetahui perbuatan-perbuatan mereka yang baik dan yang buruk.

Dengan ini Allah SWT mendorong kita untuk berpikir secara mendalam dan teliti segala yang bermanfaat secara sungguh-sungguh lalu kemudian bersyukur atas karunia dan nikmat yang telah dianugerahkan Nya yang memberikan keberuntungan bagi kita di dunia dan di akhirat nanti.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dialah Yang memasukkan malam) yang memasukkannya (ke dalam siang) sehingga bertambah panjanglah waktu siang dan berkuranglah waktu malam (dan memasukkan siang ke dalam malam) sehingga waktu malam bertambah panjang sedangkan waktu siang semakin berkurang. (Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati) maksudnya, Dia Maha Mengetahui akan rahasia-rahasia dan keyakinan-keyakinan yang terkandung di dalam kalbu.
««•»»
He makes the night pass into, He makes it enter, the day, so that it increases while the night diminishes, and makes the day pass into the night, so that it increases while the day diminishes. And He is Knower of what is in the breasts, of what it contains of secrets and convictions.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 5][AYAT 7]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
6of29
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=57&tAyahNo=6&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#57:6

[057] Al Hadiid Ayat 005

««•»»
Surah Al Hadiid 5

لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَإِلَى اللَّهِ تُرْجَعُ الْأُمُورُ
««•»»
lahu mulku alssamaawaati waal-ardhi wa-ilaa allaahi turja'u al-umuuru
««•»»
Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi. Dan kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan.
««•»»
To Him belongs the kingdom of the heavens and the earth, and to Allah all matters are returned.[1]
[1] Cf. 2:210, 3:109, 8:44, 11:123, 19:40, 22:76, 30:11, 96.8.
««•»»

Pada ayat ini Allah menerangkan bahwa kerajaan langit dan bumi beserta segala yang berada pada keduanya adalah kepunyaan Nya, Dialah yang mengatur keduanya dengan hikmah bijaksana dan keputusan-Nyalah yang berlaku atas keduanya sesuai dengan kehendak dan ketentuan Nya serta kepada-Nya semua makhluk Nya dan segala urusan akan kembali;

sebagaimana firman-Nya di dalam ayat-ayat berikut ini:
وإن لنا للآخرة والأولى
Dan sesungguhnya kepunyaan Kamilah akhirat dan dunia.
(QS. Al Lail [92]:13)

وهو الله لا آله إلا هو له الحمد في الأولى والأخرة وله الحكم وإليه ترجعون
Dan Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, bagi-Nyalah segala puji di dunia dan di akhirat dan bagi-Nyalah segala penentuan dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan.
(QS. Al-Qashash [28]:70)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Kepunyaan-Nyalah kerajaan langit dan bumi. Dan kepada Allah-lah dikembalikan segala sesuatu) yakni semua yang ada ini.
««•»»
To Him belongs the kingdom of the heavens and the earth, and to Him [all] matters, all existents, are returned.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 4][AYAT 6]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
5of29
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=57&tAyahNo=5&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#57:5

[057] Al Hadiid Ayat 004

««•»»
Surah Al Hadiid 4

هُوَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ يَعْلَمُ مَا يَلِجُ فِي الْأَرْضِ وَمَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ وَمَا يَعْرُجُ فِيهَا وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَ مَا كُنْتُمْ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ
««•»»
huwa alladzii khalaqa alssamaawaati waal-ardha fii sittati ayyaamin tsumma istawaa 'alaa al'arsyi ya'lamu maa yaliju fii al-ardhi wamaa yakhruju minhaa wamaa yanzilu mina alssamaa-i wamaa ya'ruju fiihaa wahuwa ma'akum ayna maa kuntum waallaahu bimaa ta'maluuna bashiirun.
««•»»
Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa: Kemudian Dia bersemayam di atas 'arsy {1454}. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepada-Nya {1455}. Dan Dia bersama kamu di mama saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
{1454} Bersemayam di atas `Arsy ialah satu sifat Allah yang wajib kita imani, sesuai dengan kebesaran Allah dsan kesucian-Nya.
{1455} Yang dimaksud dengan yang naik kepada-Nya antara lain amal-amal dan do?a-do?a hamba.
««•»»
It is He who created the heavens and the earth in six days; then settled on the Throne. He knows whatever enters the earth and whatever emerges from it and whatever descends from the sky and whatever ascends to it, and He is with you wherever you may be, and Allah sees best what you do.
««•»»

Pada ayat ini Allah SWT menerangkan bahwa Dia menciptakan langit dan bumi beserta semua yang terdapat pada keduanya. Dialah yang mengaturnya dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditentukan Nya dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas arasy yang sesuai dengan kebesaran dan kesucian-Nya. Dari sanalah diatur Nya seluruh kerajaan Nya dengan hikmah kebijaksanaan. Dianugerahkan Nya kepada sebahagian hamba-hamba Nya petunjuk-petunjuk yang dapat membawa mereka kepada jalan yang sempurna untuk mengabdi dan bersyukur kepada-Nya sehingga mereka dapat hidup bahagia di dunia dan di akhirat.

Dia mengetahui semua makhluk Nya yang masuk ke dalam bumi, tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan Nya dan Dia pun mengetahui apa-apa yang keluar dari bumi, yang berupa tumbuh-tumbuhan, tanam-tanaman dan buah-buahan serta benda yang berupa mas, perak, minyak bumi dan lain-lain sebagainya.

Dalam ayat yang lain yang bersamaan maksudnya, Allah berfirman:
وعنده مفاتح الغيب لا يعلمها إلا هو ويعلم ما في البر والبحر وما تسقط من ورقة إلا يعلمها ولا حبة في ظلمات الأرض ولا رطب ولا يابس إلا في كتاب مبين
"Dan pada sisi Allahlah kunci-kunci semua yang gaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lohmahfuz)".
(QS. Al-An'am [6]:59)

Dia mengetahui apa yang turun dari langit seperti hujan, malaikat dan banyak yang naik ke langit seperti uap dan amal perbuatan yang baik,

sebagaimana firman Allah dalam ayat berikut ini:
من كان يريد العزة فلله العزة جميعا إليه يصعد الكلام الطيب والعمل الصالح يرفعه والذين يمكرون السيئات لهم عذاب شديد ومكر أولئك هو يبور
"Barangsiapa yang menghendaki kemuliaan, maka bagi Allahlah kemuliaan itu semuanya. Kepada-Nyalah naik perkataan-perkataan yang baik dan amal yang saleh dinaikkan Nya. Dan orang-orang yang merencanakan kejahatan bagi mereka azab yang keras, dan rencana jahat mereka akan hancur".
(QS. Faathir [35]:10)

Dia bersamamu dan melihat segala perbuatanmu di mana pun kamu berada dan Dia mengawasimu, mendengar perkataanmu, mengetahui apa-apa yang kamu sembunyikan dan tergerak dalam hatimu,

sebagaimana firman Allah dalam ayat berikut ini:
سواء منكم من أسر القول ومن جهر به ومن هو مستخف بالليل وسارب بالنهار
Sama saja (bagi Tuhan), siapa di antaramu yang merahasiakan ucapannya dan siapa yang berterus terang dengan ucapan itu dan siapa yang bersembunyi di malam hari dan berjalan (menampakkan diri) di siang hari.
(QS. Ar Ra'ad [13]:10)

Rasulullah telah berkata dengan Jibril tatkala beliau ditanya tentang apakah "Al Ihsan" itu, bahwa Al Ihsan itu adalah menyembah Allah seolah-olah kamu melihat Nya dan apabila kamu tidak melihat Nya maka sesungguhnya Ia melihatmu dan segala perbuatanmu.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari) yakni sebagaimana hari-hari di dunia; dimulai dari hari Ahad dan berakhir pada hari Jumat. (Kemudian Dia bersemayam/berkuasa di atas Arasy) di atas Al Kursiy sesuai dengan keagungan dan kebesaran-Nya (Dia mengetahui apa yang masuk) semua yang masuk (ke dalam bumi) seperti air hujan dan orang-orang yang mati (dan apa yang keluar daripadanya) seperti tumbuh-tumbuhan dan mineral (dan apa yang turun dari langit) seperti rahmat/hujan dan azab (dan apa yang naik kepada-Nya) seperti amal-amal saleh dan amal-amal yang buruk. (Dan Dia bersama kalian) melalui ilmu-Nya (di mana saja kalian berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kalian kerjakan).
««•»»
It is He Who created the heavens and the earth in six days, of the days of this world, the first of which being Sunday, and the last of which, Friday, then presided upon the Throne (‘arsh: [denotes] the kursī), a presiding [that was] befitting of Him. He knows what enters the earth, of rain and dead creatures, and what issues from it, of vegetation and minerals, and what comes down from the heaven, in the way of mercy and chastisement, and what ascends in it, of righteous deeds and evil ones. And He is with you, by [virtue of] His knowledge, wherever you may be; and God is Seer of what you do.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 3][AYAT 5]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
4of29
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=57&tAyahNo=4&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#57:4

[057] Al Hadiid Ayat 003

««•»»
Surah Al Hadiid 3

هُوَ الْأَوَّلُ وَالْآخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
««•»»
huwa al-awwalu waal-aakhiru waalzhzhaahiru waalbaathinu wahuwa bikulli syay-in 'aliimun
««•»»
Dialah Yang Awal dan Yang Akhir Yang Zhahir dan Yang Bathin {1453}; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.
{1453} Yang dimaksud dengan: yang Awal ialah, yang telah ada sebelum segala sesuatu ada, yang akhir ialah yang tetap ada setelah segala sesuatu musnah, yang Zhahir ialah, yang nyata adanya karena banyak bukti- buktinya dan yang Bathin ialah yang tak dapat digambarkan hikmat zat-Nya oleh akal.
««•»»
He is the First and the Last, the Manifest and the Hidden, and He has knowledge of all things.
««•»»

Pada ayat ini Allah menyatakan, bahwa Dialah Yang Awal, yang telah ada sebelum segala sesuatunya ada, karena Dialah yang menjadikannya, dan yang menciptakannya.

Dalam hadis Qudsi diungkapkan bahwa Dia adalah Yang Awal, Allah SWT berfirman:
كنت كنزا مخفيا فأردت أن أعرف فخلقت الخلق فبي عرفوني
Aku adalah harta simpanan yang tersembunyi, maka Aku ingin diketahui maka Kuciptakan makhluk. Maka dengannya mereka mengetahui Daku. Dialah yang akhir yang telah ada setelah segala sesuatu musnah,
(Lihat Tafsir Al Maragi, hal. 159, juz 27 jilid IX)

sebagaimana firman Allah.
ولا تدع مع الله إلها آخر لا إله إلا هو كل شيء هالك إلا وجهه له الحكم وإليه ترجعون
"Janganlah kamu sembah di samping (menyembah) Allah, tuhan apa pun yang lain. Tidak ada tuhan (yang berhak di sembah) melainkan Dia. Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah. Bagi-Nyalah segala penentuan dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan".
(QS. Al Qashash [28]:88)

Dialah Yang Zahir, yang nyata adanya, karena banyaknya bukti-bukti tentang adanya. Dialah Yang Maha Tinggi dari apa saja, tidak ada sesuatu pun yang lebih tinggi dari pada Nya.

Dialah Yang Batin, Yang hakikat Zat-Nya tidak dapat digambarkan oleh akal. Dia mengetahui semua yang tersimpan, yang tidak nyata dan segala yang tersembunyi. Dialah yang paling dekat kepada apa yang telah diciptakan Nya. Tidak ada sesuatu pun yang lebih dekat kepada makhluk Nya selain Dia;

sebagaimana firman Nya:
ولقد خلقنا الإنسان ونعلم ما توسوس به نفسه ونحن أقرب إليه من حبل الوريد
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya.
(QS. Qaf [50]:16)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dialah Yang Awal) sebelum segala sesuatu ada, keawalan Dia tidak ada permulaannya (dan Yang Akhir) sesudah segala sesuatu berakhir, keakhiran-Nya tanpa batas (dan Yang Maha Zahir) melalui bukti-bukti yang menunjukkan kezahiran Nya (dan Yang Batin) yakni tidak dapat dilihat dan ditemukan oleh panca indra (dan Dia Maha Mengetahui atas segala sesuatu).
««•»»
He is the First, preceding everything [but] without [His] having any beginning, and the Last, succeeding everything [but] without [His] having any end, and the Manifest, through the proofs for Him, and the Hidden, from the perception of the senses, and He has knowledge of all things.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 2][AYAT 4]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
3of29
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=57&tAyahNo=3&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#57:3

[057] Al Hadiid Ayat 002


««•»»
Surah Al Hadiid 2

لَهُ مُلكُ السَّماواتِ وَالأَرضِ ۖ يُحيي وَيُميتُ ۖ وَهُوَ عَلىٰ كُلِّ شَيءٍ قَديرٌ
««•»»
lahu mulku alssamaawaati waal-ardhi yuhyii wayumiitu wahuwa 'alaa kulli syay-in qadiirun
««•»»
Kepunyaan-Nyalah kerajaan langit dan bumi, Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
««•»»
To Him belongs the kingdom of the heavens and the earth: He gives life and brings death, and He has power over all things.
««•»»

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Kepunyaan-Nyalah kerajaan langit dan bumi, Dia menghidupkan) melalui penciptaan (dan mematikan) sesudah itu (dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu).
««•»»
To Him belongs the kingdom of the heavens and the earth; He gives life, through [His act of] creation, and He brings death, thereafter, and He has power over all things.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 1][AYAT 3]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
2of29
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=57&tAyahNo=2&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#57:2

[057] Al Hadiid Ayat 001


««•»»
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
««•»»
bismi allaahi alrrahmaani alrrahiimi
««•»»
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

««•»»
In the Name of Allah, the All-beneficent, the All-merciful.

««•»»

Surah Al Hadiid 1

سَبَّحَ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
««•»»
sabbaha lillaahi maa fii alssamaawaati waal-ardhi wahuwa al'aziizu alhakiimu
««•»»
Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah (menyatakan kebesaran Allah). Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
««•»»
Whatever there is in the heavens glorifies Allah and [whatever there is on] the earth and He is the All-mighty, the All-wise.
««•»»

Pada ayat ini Allah mengungkapkan bahwa semua yang diciptakan Nya, yang berada di langit maupun yang berada di bumi, manusia, jin, binatang, tumbuh-tumbuhan, batu dan lain-lain yang bernyawa ataupun tidak, seharusnya setiap waktu dengan tulus dan ikhlas bertasbih kepada Nya, menyatakan kebesaran Nya, mengakui bahwa Dia lah yang Maha kuasa; semuanya tunduk menyembah Nya serta mematuhi segala perintah Nya dan menjauhkan diri dari semua larangan Nya.

Dalam ayat lain yang bersamaan maksudnya Allah berfirman:
تسبح له السموات السبع والأرض ومن فيهن وإن من شيء إلا يسبح بحمده ولكن لا تفقهون تسبيحهم إنه كان حليما غفورا
Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah Dan tak ada suatu pun melainkan bertasbih dengan memuji Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.
(QS. Al Israa' [17]:44)

Dia pulalah Yang Maha Perkasa, tidak ada sesuatu pun yang dapat menyaingi-Nya. Dia Maha Bijaksana menciptakan, memerintah dan mengatur makhluk-Nya dengan peraturan yang sudah ditentukan Nya, yang sesuai dengan kehendak Nya.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah) memahasucikan-Nya dari semua yang tidak layak bagi-Nya. Huruf Lam adalah Zaidah, dan dipakai lafal Ma bukannya Man karena memandang dari segi mayoritasnya. (Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa) di dalam kerajaan-Nya (lagi Maha Bijaksana) di dalam perbuatan-Nya.
««•»»
All that is in the heavens and the earth glorifies God, that is to say, all things exalt Him as being transcendent (thus, the lām [of li’Llāhi] is extra; mā, ‘[all] that’, is used instead of min, ‘[all] who’, in order to indicate what is the predominant [sc. non-rational beings]); and He is the Mighty, in His kingdom, the Wise, in His actions.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 2]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
1of29
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=57&tAyahNo=1&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#57:1

[057] Al Hadiid 2of2

2of2
29 Verses • revealed at Medinan.
««•»»
»The surah that mentions the heavy metallic element Iron as being sent down by God form the heavens to endow the earth itself with mighty force, and humanity with the many benefits of its malleable and structural strength, and all the great tests of faith that arise from this. It takes its name from verse 25, which mentions iron (ḥadīd). The surah urges the believers to spend in God’s cause and uphold justice. The all pervasiveness of God’s power, knowledge, control, and glory is affirmed to encourage the believers to right action, and the fate of the hypocrites is described. Previous prophets are mentioned (verse 26 ff.), especially Noah, Abraham, and Jesus, showing the response they received. The surah closes with a reference to the People of the Book.«
««•»»
•[AYAT 001]•[AYAT 002]•[AYAT 003]•[AYAT 004]•[AYAT 005]•[AYAT 006]•[AYAT 007]•[AYAT 008]•[AYAT 009]•[AYAT 010]•[AYAT 011]•[AYAT 012]•[AYAT 013]•[AYAT 014]•[AYAT 015]•[AYAT 016]•[AYAT 017]•[AYAT 018]•[AYAT 019]•[AYAT 020]•[AYAT 021]•[AYAT 022]•[AYAT 023]•[AYAT 024]•[AYAT 025]•[AYAT 026]•[AYAT 027]•[AYAT 028]•[AYAT 029]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
Sumber: Al-Quran (القرآن) — Online Quran Project — Translation and Tafsir
http://al-quran.info/#57


[057] Al Hadiid 1of2

1of2
29 Ayat • diturunkan di Madinah.
««•»»
Surah Al-Hadiid (bahasa Arab:الحديد, "Besi") adalah surah ke-57 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Madaniyah dan terdiri atas 29 ayat. Dinamakan Al Hadiid yang berarti besi diambil dari perkataan Al Hadiid yang terdapat pada ayat ke-25 surat ini.
««•»»

Pokok-Pokok Isi
  • Keimanan
  • Hanya kepada Allah kembali semua urusan
  • Beberapa sifat Allah dan beberapa Asmaaul Husna serta pernyataan kekuasaan Allah di langit dan di bumi
  • Hukum-hukum
  • Perintah menafkahkan harta.
  • Lain-lain
  • Keadaan orang-orang munafik di hari kiamat
  • Hakikat kehidupan dunia dan kehidupan akhirat
  • Tujuan penciptaan besi
  • Tujuan diutusnya para rasul
  • Kehidupan kerahiban dalam agama Nasrani bukan berasal dari ajaran Nabi Isa
  • Celaan kepada orang-orang bakhil dan orang yang menyuruh orang-orang lain berbuat bakhil.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
 [KEMBALI][AYAT-AYAT]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
Referensi
http://id.wikipedia.org/wiki/Surah_Al-Hadid
Mukaddimah terjemahan Al Qur'an versi Departemen Agama RI